Slackjobcards.com, Jakarta — Raksasa baterai asal China, CATL, kian agresif memperluas jangkauan layanan penukaran baterai (battery swapping) untuk kendaraan listrik (EV). Langkah terbaru dilakukan melalui anak perusahaannya, Chocolate Swap, yang resmi menandatangani kemitraan strategis dengan Yinwang (Newcool)—unit bisnis komponen otomotif pintar milik Huawei.
Kesepakatan yang diresmikan pada 19 Oktober 2026 tersebut mengusung misi utama: mengintegrasikan teknologi sistem kemudi pintar milik Huawei ke dalam ekosistem pertukaran baterai Chocolate Swap buatan CATL.
Melalui sinergi ini, mobil listrik yang dibekali fitur smart driving Huawei bakal mampu melakukan mekanisme pergantian baterai secara mandiri (full automatic). Seluruh proses—mulai dari melacak keberadaan stasiun swap, bermanuver masuk ke lokasi, hingga memosisikan kendaraan secara presisi dengan peranti tukar baterai—dapat beroperasi tanpa kendala secara otonom.
Mengutip CarNewsChina (23/10/2026), kolaborasi CATL dan Yinwang berfokus pada penyediaan solusi pengisian daya yang lebih praktis serta efisien. Kunci keberhasilan teknologi ini terletak pada integrasi penuh antara sistem pada kendaraan, infrastruktur stasiun swap, dan jaringan komputasi awan (cloud data).
Menariknya, pengemudi tak perlu lagi turun dari kabin saat proses penggantian berlangsung. Seluruh tahapan perombakan baterai diklaim tuntas hanya dalam kurun waktu sekitar 99 detik sebelum kendaraan siap melaju kembali.
Kerja sama ini diyakini bakal mengakselerasi pengembangan EV generasi mendatang yang kompatibel dengan skema battery swapping.
Sebanyak lima model EV berfitur tukar baterai dijadwalkan resmi meluncur pada 2027. Dua di antaranya berada di bawah naungan merek Epicland dan Aistaland:
-
Epicland: Merek hasil kolaborasi Dongfeng dan Huawei ini siap memproduksi unit perdana yang mengadopsi teknologi battery swap dari CATL.
-
Aistaland: Merek gabungan GAC dan Huawei yang juga telah memasukkan kendaraan berbasis battery swapping ke dalam peta jalan produk masa depan mereka.
Perpaduan teknologi otonom Huawei dan jaringan swapping CATL diharapkan memberi kemudahan ekstra bagi pengguna EV, sekaligus mengeliminasi masa tunggu pengisian daya konvensional yang memakan waktu lama.
CATL Kerek Target Jadi 3.000 Stasiun Swap di Akhir 2026
Di samping pengembangan fitur pintar, CATL terus menggencarkan pembangunan infrastruktur penukaran baterai di seluruh penjuru Tiongkok.
Hingga 29 September 2026, perusahaan tercatat telah merampungkan 2.520 stasiun Chocolate Swap yang tersebar di 200 kota. CATL menargetkan jumlah jaringan tersebut mampu menyentuh angka 3.000 lokasi pada pengujung 2026.
Tidak hanya membidik segmen kendaraan penumpang, CATL turut menyiapkan fasilitas pertukaran baterai khusus armada komersial berat lewat rencana pembangunan 900 stasiun bernama Qiji.
Ekspansi masif ini merupakan manuver strategis CATL dalam meredam ketatnya kompetisi industri baterai global. Perusahaan mulai bergeser dari sekadar pemasok komponen sel baterai menjadi penyedia layanan energi menyeluruh (life-cycle energy provider).
Lewat skema bisnis anyar ini, CATL berpotensi mengeruk pendapatan berulang (recurring revenue) yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat cengkeraman ekosistem EV yang memanfaatkan teknologinya.
Teknologi Chocolate Swap sendiri telah mendapat dukungan dari deretan produsen otomotif terkemuka di Tiongkok. Namas-nama besar seperti FAW, Dongfeng, Changan, SAIC, GAC, hingga BAIC telah menyampaikan komitmen untuk merilis kendaraan yang kompatibel dengan ekosistem CATL.
Sementara bagi Huawei, aliansi ini melengkapi portofolio smart mobility yang tengah mereka bangun. Selain unggul di sektor kemudi otonom, Huawei kini menawarkan solusi suplai energi yang jauh lebih efisien berkat integrasi jaringan pertukaran baterai.
Kombinasi antara teknologi berkendara otomatis dan battery swapping berpotensi mengubah wajah mobilitas listrik masa depan, memberikan efisiensi maksimum bagi pengguna baik saat di jalan maupun ketika pengisian daya









